Ibu Meninggal Terinfeksi Covid-19, Calon Dokter Ini Bertekad Jadi Relawan

  • Whatsapp
ibu-meninggal-terinfeksi-covid-19,-calon-dokter-ini-bertekad-jadi-relawan

Suara.com – Tenaga medis jadi salah satu kelompok paling rentan terinfeksi virus corona yang menyebabkan sakit Covid-19. Bertugas di rumah sakit yang menjadi sarang virus, tak jarang membuat tenaga medis tak sadar telah tertular Covid-19.

Hal itu yang dialami oleh ibunda dari Basra, Drg. Amutavia Pancasari Artsianti Putri, Sp.Ort.

Ibunda Basra bekerja sebagai dokter gigi di RSUD Jati Sampurna Bekasi. Basra bercerita, ibunya masih bekerja menangani pasien di rumah sakit hingga tak sadar telah terinfeksi virus. 

“Hampir tidak terdeteksi, di sekitar bulan Maret, beliau terpapar virus tersebut dan meninggal dunia,” kata Basra dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (16/6/2020).

Mencontoh dedikasi profesionalitas ibunya, Basra terdorong untuk ikut menjaga kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Jangan Panik, Ikuti Pedoman Penanganan Kepala Keluarga Sakit Covid-19

Mahasiswa kedokteran di Universitas UPN Veteran itu mengaku mendiang ibunya telah membuatnya yakin untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya Covid-19. 

“Pandemi Covid-19 merupakan ancaman bagi kita semua. Jadi tidak mungkin melawan pandemi tanpa peran semua pihak. Sebagai seseorang yang kehilangan ibu, saya meminta teman-teman semua untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan, termasuk mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik, memakai masker, dan tetap tenang bahkan dalam keadaan normal baru,” kata Basra. 

Ia kemudian menjadi relawan di tim komunikasi Gugus Tugas yang bertugas untuk mengedukasi publik tentang virus corona Covid-19 dan pencegahannya. 

Baca Juga: Kasihan, Kucing Terjebak 40 Hari di Apartemen Saat Tuannya Sakit Covid-19

Saat libur lebaran, Basra bersama relawan yang lain menginisiasikan kampanye #mudikonline di media sosial TikTok untuk mengajak orang-orang agar tetap di rumah

Basra dan keluarganya merupakan salah satu penerima donasi dari TikTok untuk tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

Bantuan donasi yang diberikan kepada sejumlah keluarga tenaga kesehatan yang gugur itu mencapai Rp 100 miliar.
 
 
 

Leave your vote

1000 points
Upvote Downvote

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *